Harga Emas Terus Naik Imbas Konflik di Timur Tengah

Harga Emas Terus Naik Imbas Konflik di Timur Tengah
Ilustrasi emas. (Freepik)

Samudrainfo.com, JAKARTA – Konflik di Timur Tengah yang semakin memanas diprediksi akan menaikkan harga emas global. Hal ini karena emas dinilai tetap menjadi instrumen investasi aman di tengah ketidakpastian global.

Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi Haryanto, mengatakan perang dan ketegangan geopolitik secara historis memang mempengaruhi pergerakan harga komoditas.

Ia menambahkan, berbagai kebijakan ekonomi global turut mendorong masyarakat dunia untuk mengalihkan aset ke emas. Menurut dia, selama konflik masih berlangsung, tren kenaikan harga emas global berpotensi berlanjut.

“Karena itu memang sekarang ini kita bisa melihat bahwa harganya sedang naik, dan kemungkinan akan terus naik selama perang itu masih ada, karena bagaimanapun namanya perang itu pasti akan mempengaruhi harga-harga komoditas,” katanya, Selasa (3/32026).

Meski demikian, Wisnu menyampaikan tidak dapat memastikan seberapa signifikan konflik global akan mempengaruhi harga emas di dalam negeri ke depan.

Sementara itu, dari sisi produksi, Antam memastikan terus mengoptimalkan produksi dan pasokan bahan baku dari sumber domestik.

“Karena kita selalu mencari dari sumber domestik untuk memenuhi kebutuhan emas di dalam negeri,” ujarnya yang dikutip dari Antara.

Antam juga berupaya memastikan ketersediaan stok emas bagi konsumen di tengah tingginya permintaan. Wisnu menyebut perusahaan sedang dalam proses meningkatkan produksi dan memperbanyak pasokan bahan baku agar setiap permintaan dapat terpenuhi.

“Kami saat ini memang dalam proses untuk memastikan bahwa produksi bisa selalu ditingkatkan, bahan baku bisa segera kita dapatkan lebih banyak lagi untuk memastikan bahwa nanti setiap saat ada konsumen yang mau membeli emas, emas itu ada. Itu yang kita saat ini coba lakukan,” katanya.

Terkait layanan emas digital melalui Brangkas Logam Mulia, Wisnu menegaskan bahwa setiap pembelian emas dilakukan dengan skema satu banding satu. Artinya, emas fisik disiapkan sesuai jumlah yang dibeli konsumen.

“Apapun yang konsumen beli di brangkas itu kita selalu menyiapkan,” ujarnya.

Menurut dia, skema tersebut menjadi bentuk komitmen Antam dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keamanan penyimpanan emas.

“Itu caranya kita bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa emas mereka aman jika disimpan di Antam. Karena kita selalu satu banding satu,” katanya.

Adapun AS dan Israel melakukan serangkaian serangan terhadap target di dalam Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil.

Iran menanggapi dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai tindakan pembelaan diri.

Iran telah melancarkan gelombang serangan ke-sembilan terhadap Israel dan target-target Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, menurut pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Minggu (1/3).

“Gelombang kesembilan Operasi True Promise 4 telah dimulai terhadap target-target di seluruh wilayah pendudukan dan target-target AS di Timur Tengah,” kata IRGC, seperti dikutip stasiun televisi IRIB.

IRGC menyatakan angkatan udara Iran telah menghancurkan sistem pertahanan rudal THAAD dalam serangan di Al Dhannah, Uni Emirat Arab.

Leave a Reply