Samudrainfo.com, JAKARTA — Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, meminta seluruh pemerintah daerah (pemda) tetap waspada dan menjaga ketersediaan pasokan komoditas di pasar hingga Idulfitri.
“Kita pertahankan sampai dengan hari raya Idulfitri,” kata Tomsi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/3/2026), dilansir Antara.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi Program Tiga Juta Rumah serta penyelenggaraan jaminan produk halal di Kantor Kemendagri, Jakarta.
Tomsi menilai pemerintah daerah sejauh ini berhasil mengendalikan inflasi komponen harga pangan bergejolak menjelang Ramadan 2026.
Ia juga meminta kepala daerah proaktif merespons potensi kenaikan harga komoditas dengan turun langsung ke pasar untuk memantau kondisi di lapangan. Selain itu, pemda dapat meniru strategi daerah lain yang berhasil menekan inflasi.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar tidak terjadi perbedaan tingkat inflasi yang terlalu mencolok antarwilayah yang berdekatan.
Tomsi juga memperingatkan oknum distributor yang sengaja mempermainkan harga bahan pokok di tengah masyarakat. Ia meminta pemda bersama aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku yang menaikkan harga secara tidak wajar.
“Jangan ragu-ragu. Sudah saatnya kita bertindak tegas,” tegasnya.
Ia menambahkan, sanksi tegas termasuk pencabutan izin usaha dapat diberikan kepada pihak yang terbukti melakukan praktik kejahatan ekonomi.
Di sisi lain, Tomsi mengapresiasi kinerja kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah karena mayoritas harga komoditas utama masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).
Menurutnya, kondisi harga pangan pada Ramadan tahun ini dinilai lebih terjangkau dibandingkan dengan 2025.
“Oleh sebab itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian/lembaga beserta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras,” ujar Tomsi.
Leave a Reply