Mengenal Ricky Nelson, Pelatih Baru Persis Solo

Mengenal Ricky Nelson, Pelatih Baru Persis Solo
Pelatih kepala Persis Solo yang baru, Ricky Nelson, saat dikenalkan oleh Manajemen Tim Laskar Sambernyawa, Senin (15/6/2026). (Istimewa/Persis Solo)

Samudrainfo.com, SOLOPersis Solo resmi menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi Liga 2 musim 2026. Mantan Direktur Teknik Akademi Persija Jakarta itu dipercaya memimpin Laskar Sambernyawa setelah terdegradasi dari Liga 1 pada musim lalu.

Penunjukan Ricky Nelson diumumkan manajemen Persis Solo pada Senin (15/6/2026) malam. Kehadirannya diharapkan mampu membawa tim kebanggaan warga Solo kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Ricky bukan sosok baru di sepak bola nasional. Karier kepelatihannya dimulai pada 2017 saat dipercaya menjadi pelatih interim Borneo FC.

Setahun kemudian, ia menangani Persika Karawang sebelum melanjutkan karier bersama Sulut United pada musim 2020/2021. Ricky juga pernah menukangi Persipura Jayapura dan sempat menjadi pelatih interim Persija Jakarta pada Mei 2025.

Sebelum menerima pinangan Persis Solo, Ricky menjabat sebagai Direktur Teknik Akademi Persija Jakarta. Pengalaman di berbagai klub menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan bersama Laskar Sambernyawa di Liga 2.

Misi Mengembalikan Persis ke Liga 1

Ricky mengaku tidak ragu menerima tawaran Persis Solo. Menurutnya, klub tersebut memiliki potensi besar, baik dari sisi sejarah, dukungan suporter, maupun kualitas organisasi.

“Saya melihat Persis adalah tim yang punya potensi. Ini adalah kota yang luar biasa dengan suporter yang luar biasa. Karena itulah saya menerima tantangan ini. Saya sangat yakin dengan kemampuan yang saya miliki, dan nanti juga dengan program yang akan dibuat oleh manajemen Persis, kita akan bisa kembali ke Super League,” kata Ricky dalam keterangan tertulis yang diterima Espos, Selasa (16/6/2026).

Ia menyadari target promosi bukan pekerjaan mudah. Namun, Ricky optimistis tujuan tersebut bisa dicapai apabila seluruh elemen klub tetap bersatu.

“Tentu saja ini dapat digapai namun jangan sampai kita terpecah belah. Kita harus tetap yakin, tetap bersatu, tetap memberikan dukungan yang positif untuk klub ini. Tentu saja pasti ada kritik, tapi saya sangat yakin bahwa kritik yang diberikan adalah kritik yang membangun supaya bagaimana Persis Solo bisa kembali ke jalur yang seharusnya yaitu kembali pada Super League. Dan saya berharap semua suporter, apapun perbedaan kita, mari kita satukan hati dan pikiran kita, tidak perlu lagi lihat apa yang terjadi di masa lalu. Sekarang kita harus melihat ke depan dan kita bersatu padu untuk kembalikan Persis Solo ke Super League,” jelasnya.

Ricky juga menekankan pentingnya kerja sama antara manajemen, pelatih, pemain, dan suporter dalam mewujudkan target tersebut.

Menurutnya, kerja keras, disiplin, dan rasa hormat terhadap klub menjadi fondasi utama untuk membawa Persis kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya yakin dengan kemampuan yang saya miliki dan dengan kebersamaan yang bisa kami bangun, tujuan itu [promosi ke Liga 1] akan bisa terwujud. Yang penting semua harus menaruh respek pada klub. Kepentingan Persis Solo harus di atas segalanya,” tutupnya.

Leave a Reply