Samudrainfo.com, JAKARTA — Kejuaraan Dunia FIM Moto3 akan memasuki babak baru mulai musim 2028. Seluruh pembalap di kelas tersebut bakal menggunakan motor Yamaha setelah MotoGP resmi menunjuk pabrikan asal Jepang itu sebagai pemasok motor tunggal hingga 2033.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada rangkaian MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Kamis (25/6/2026) waktu setempat. Kebijakan ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam kelas Moto3 yang selama ini menjadi jenjang awal pembinaan pembalap menuju Moto2 dan MotoGP.
“Kami sangat bangga untuk memperkenalkan masa depan Moto3, bukan hanya untuk Kejuaraan Dunia tetapi juga untuk pentingnya program-program akar rumput secara global,” kata Chief Sporting Officer MotoGP Carlos Ezpeleta, dikutip dari Antara, Jumat (26/6/2026).
Carlos mengatakan kerja sama dengan Yamaha dirancang untuk membangun platform pembinaan pembalap muda berskala global, bukan sekadar menentukan motor yang digunakan di lintasan.
Menurut dia, Moto3 memiliki peran penting sebagai jenjang profesional pertama bagi para pembalap sebelum melangkah ke kelas yang lebih tinggi dalam struktur Grand Prix.
“Moto3 memiliki peran kunci dalam masa depan kita. Dalam hal olahraga, ini seringkali merupakan langkah profesional pertama dalam balap bagi para pembalap yang kemudian menjadi superstar global,” ujar Carlos.
Motor Baru Debut pada 2027
Motor Moto3 terbaru akan dikembangkan Yamaha menggunakan platform produksi CP2 yang direkayasa khusus untuk kebutuhan balap Grand Prix. Platform tersebut mengusung mesin 688 cc dua silinder segaris berpendingin cairan dengan konfigurasi crank 270 derajat.
MotoGP dan Yamaha menargetkan motor baru itu memiliki rasio tenaga terhadap bobot yang lebih baik dibandingkan motor Moto3 saat ini. Selain itu, dimensi motor juga dirancang lebih sesuai dengan karakter fisik serta gaya balap generasi pembalap berikutnya.
Perubahan tersebut dinilai penting karena Moto3 selama ini menjadi kelas pembinaan utama bagi talenta muda sebelum naik ke Moto2 dan MotoGP.
Managing Director Yamaha Motor Racing Paolo Pavesio mengatakan proyek tersebut bukan hanya berfokus pada pengembangan motor baru, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang bagi pembalap, tim, dan penyelenggara kejuaraan.
“Moto3 selalu mewakili titik awal impian Grand Prix. Di sinilah para calon juara mempelajari keahlian mereka, di sinilah talenta pertama kali terlihat, dan di sinilah masa depan olahraga kita dimulai,” kata Pavesio.
“Sejak awal, tujuan kami bukan hanya untuk membangun motor. Tujuan kami adalah untuk menciptakan platform yang mampu mendukung pembalap, tim, dan kejuaraan selama bertahun-tahun yang akan datang,” ujar dia melanjutkan.
Yamaha bersama MotoGP akan memperkenalkan motor tersebut secara bertahap sebelum debut publiknya pada 2027. Sementara itu, pengujian prototipe dijadwalkan dimulai pada tahun ini.
Penerapan motor baru itu juga akan diperluas ke jalur pembinaan di luar Kejuaraan Dunia Moto3. Mulai 2029, FIM Moto3 Junior World Championship di paddock MotoJunior ditargetkan mengadopsi versi motor dengan spesifikasi lebih rendah. Sementara itu, pembahasan dengan sejumlah kejuaraan regional juga telah dilakukan untuk memperluas penggunaan platform baru tersebut.

Leave a Reply