Samudrainfo.com, SUKOHARJO — Kalangan legislatif menyoroti rendahnya serapan belanja modal peralatan medis tiga puskesmas pada 2025. Instansi terkait diminta mengkaji perencanaan secara mendalam agar sesuai kebutuhan dan prioritas kegiatan layanan kesehatan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo, Agus Sumantri, mengatakan serapan belanja modal sarana dan prasarana tiga puskesmas dikhawatirkan berpengaruh terhadap layanan kesehatan masyarakat. “Saat puskesmas tidak memiliki peralatan kesehatan, warga terpaksa beralih ke laboratorium swasta,” kata dia, Jumat (17/7/2026).
Agus menyebut rendahnya realisasi serapan belanja modal sarana dan prasarana tiga puskesmas pada 2025. Serapan belanja modal tiga puskesmas masing-masing Puskesmas Gatak sekitar 17,44 persen, Puskesmas Sukoharjo sekitar 35,00 persen, dan Puskesmas Kartasura sekitar 47,67 persen.
Dia meminta instansi terkait mengkaji perencanaan secara mendalam baik kebutuhan dan belanja modal dengan harga yang sesuai spesifikasi. “Banyak terjadi harga spesifikasi tidak sesuai harga pasar sehingga berpotensi terjadi kekurangan anggaran. Kami juga meminta belanja peralatan medis sesuai kebutuhan,” ujar dia.
Politikus senior Partai Golkar Sukoharjo ini meminta intansi terkait mengevaluasi belanja modal sarana dan prasarana medis agar tidak terulang di tahun-tahun berikutnya. Sehingga pengadaan peralatan medis mendukung layanan kesehatan terhadap masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu, mengatakan serapan belanja modal di Puskesmas Gatak yang belum terealisasi adalah belanja alat kesehatan. Kondisi ini diakibatkan sebagian alat kesehatan dialihkan melalui pengusulan Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI) Kementerian Kesehatan.
Berdasarkan laporan dan data, tidak ada pasien yang dirujuk ke laboratorium swasta. Dia memastikan pelayanan yang kesehatan di puskesmas sudah sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.
“DKK Sukoharjo dan puskesmas tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus [DAK] Fisik Bidang Kesehatan pada 2025, 2026, dan 2027. Kami akan mengevaluasi belanja modal alat kesehatan di puskesmas,” papar dia.

Leave a Reply