Samudrainfo.com, SUKOHARJO — Sebanyak 2.000 pelari memadati kawasan Solo Baru untuk mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu (19/7/2026). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo turut berbaur bersama peserta dengan menuntaskan kategori 5 kilometer (5K).
Pantauan Espos di lokasi, ribuan peserta mulai berdatangan ke kawasan depan The Park Mall Solo Baru sejak pukul 05.00 WIB. Mereka melakukan pemanasan sebelum perlombaan dimulai.
Kategori 10 kilometer (10K) menjadi yang pertama diberangkatkan tepat pukul 05.30 WIB oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Para pelari menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama, gedung bertingkat, dan pusat perbelanjaan di kawasan Solo Baru.
Selang 15 menit kemudian, peserta kategori 5K dilepas dari garis start. Mereka menyusuri rute yang melewati Bundaran Patung Pandawa, salah satu ikon kawasan Solo Baru.
Luthfi dan Sapto turut mengikuti kategori 5K bersama ribuan peserta hingga mencapai garis finis.
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run sangat tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Sukoharjo, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Soloraya, termasuk Kota Solo.
“Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run cukup tinggi. Mereka tidak hanya warga Sukoharjo melainkan berbagai daerah di Soloraya seperti Solo,” katanya.
Sapto menjelaskan Sukoharjo Spektakuler Run 2026 menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo. Ajang tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan sport tourism yang mengangkat potensi daerah dan budaya lokal melalui konsep fun run.
Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menilai pelaksanaan Sukoharjo Spektakuler Run juga mulai memberikan efek terhadap tingkat hunian hotel, restoran, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di kawasan Solo Baru.
“Okupansi hotel di kawasan Solo Baru cenderung meningkat setelah rangkaian kegiatan Hari Jadi Sukoharjo dipusatkan di Solo Baru. Ini efek positif bagi perekonomian Sukoharjo,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta asal Kecamatan Baki, Untung, mengaku menikmati rute lari yang melintasi sejumlah bangunan ikonik di Solo Baru.
Menurutnya, Bundaran Patung Pandawa menjadi salah satu daya tarik karena peserta dapat mengabadikan momen berlari dengan latar belakang ikon kawasan tersebut.
Ia berharap Sukoharjo Spektakuler Run dapat menjadi agenda sport tourism tahunan di Kabupaten Sukoharjo.
“Rute event lari di kawasan Solo Baru menyusuri jalan perkotaan dengan bangunan ikonik seperti Bundaran Pandawa. Beberapa kali fun run juga digelar di Solo Baru. Ini bisa menjadi potensi sport tourism yang menjanjikan pada masa mendatang,” katanya.

Leave a Reply