Samudrainfo.com, SOLO — Organisasi masyarakat (Ormas) Barisan Relawan Cinta Tanah Air (Bareta) Surakarta resmi dideklarasikan di kediaman Ketua Umum Bareta, Purwanto Yudhonagoro, di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Minggu (26/7/2026) malam. Deklarasi dihadiri sekitar 100 peserta.
Bareta merupakan organisasi baru yang lahir setelah Purwanto membubarkan Relawan Gema Prabowo Nusantara (RGPN), organisasi yang sebelumnya dibentuk untuk mendukung Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden.
“Pada Pilpres kemarin kami punya ormas namanya RGPN atau Relawan Gema Prabowo Nusantara. Sekarang RGPN kami lebur, saya bubarkan. Sekarang saya dirikan dan deklarasikan bersama, namanya Bareta,” ujar Purwanto.
Ia menjelaskan Bareta mengusung tagline menjadi mata dan telinga bangsa yang terpercaya dalam mengawal keadilan, mengawasi pembangunan, dan menyuarakan aspirasi masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera.
“Ketika kita melihat atau mendengar sesuatu, hati kita harus tergerak bagaimana membantu rakyat,” katanya.
Purwanto menjelaskan Bareta Surakarta memiliki lima misi utama. Pertama, mengamati dan mengawasi jalannya pembangunan serta kebijakan publik agar berpihak kepada kepentingan masyarakat, termasuk melakukan pendampingan atau advokasi. Ia menyebut banyak anggota Bareta berprofesi sebagai advokat, termasuk Sekretaris Jenderal Bareta, Bandung Joko Suryono.
Misi kedua adalah mendengarkan, menampung, mencatat, dan menyalurkan keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung, jujur, dan tanpa keberpihakan.
Ketiga, menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Keempat, mengawal penyelesaian persoalan masyarakat hingga tuntas sekaligus memberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban warga negara.
Adapun misi kelima ialah membangun jaringan dan memperkuat kekompakan masyarakat agar bersatu dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
Sebagai langkah awal, Bareta langsung menggelar kegiatan edukasi kepada masyarakat dengan menghadirkan perwakilan BPJS untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kepesertaan jaminan kesehatan.
“Malam ini secara konkret kami mendatangkan perwakilan dari BPJS untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memiliki BPJS. Seperti pelaku UMKM, kadang mereka belum memiliki BPJS,” jelas Purwanto.
Ia mengatakan pada tahap awal Bareta akan memusatkan aktivitasnya di Kota Solo. Namun, organisasi tersebut membuka peluang untuk berkembang ke wilayah Soloraya bahkan daerah lain.
“Ini menjadi pilot project atau embrio. Kami mulai dari Kota Solo dulu. Tetapi bisa saja nanti terus berkembang dan mengarah ke daerah-daerah lain,” ujarnya.

Leave a Reply