Samudrainfo.com, SOLO — Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk Pilihan BuSan atau produk lokal yang dikurasi langsung oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui inisiatif #BeliLokal.
Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan produk lokal berkualitas kepada lebih banyak konsumen sekaligus mendukung ekosistem discovery commerce yang aman, tepercaya, dan inklusif.
Kolaborasi ini diperkenalkan dalam tagar #WaktunyaSTARt #JualanNyaman: Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal di Swiss-Belhotel Solo, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (21/10/2026).
Kegiatan itu dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wali Kota Solo Respati Ardi, Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Stephanie Susilo, serta 200 pelaku UMKM di Soloraya.
Stephanie Susilo menjelaskan kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan mencerminkan komitmen bersama untuk membantu pelaku usaha lokal berkualitas agar berkembang dan menjangkau lebih banyak konsumen.
“Solo, dengan kekayaan budaya dan komunitas UMKM yang kuat, menjadi salah satu langkah awal penting dalam perjalanan ini. Dengan membawa para penjual Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop sebagai mitra platform digital pertama mereka, kami ingin membantu produk lokal ditemukan oleh lebih banyak konsumen dari seluruh penjuru Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #BeliLokal melalui discovery commerce,” ujar dia.
Produk Tak Bisa Ditemukan di Search
Menurut dia, cara produk ditemukan di platform daring terus berkembang. Produk tidak hanya ditemukan melalui kolom pencarian atau search, tetapi juga melalui konten orisinal. Fenomena perdagangan berbasis konten atau discovery commerce membawa peluang baru bagi penjual, termasuk pelaku usaha di Solo maupun Jawa Tengah.
“Produk kini punya peluang untuk ditemukan, dikenal, dan dipilih oleh konsumen berkat kekuatan konten, dengan konten video pendek maupun live session yang inspiratif, autentik, dan kreatif. Pelaku usaha lokal dapat memperkuat kredibilitas dan merasakan pertumbuhan yang lebih optimal,” ungkap dia.
Dia mengatakan proyeksi nilai ekonomi digital pada 2030 sekitar US$180 miliar-US$340 miliar. Sifat discovery commerce yang inklusif memungkinkan seluruh penjual, bahkan dengan sumber daya yang terbatas, dapat memenangkan persaingan melalui kreativitas.
“Solo menjadi salah satu titik kolaborasi ini karena UMKM berkontribusi hampir 57% terhadap Produk Domestik Regional Bruto [PDRB] Solo dan menyerap 36% tenaga kerja,” ujar dia.
Dia menjelaskan data tersebut menunjukkan besarnya peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional. Hal itu mendorong Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan #BeliLokal sebagai ekosistem berkelanjutan yang mencakup berbagai inisiatif, misalnya #Melokal Dengan Batik dan One City One Product.
Di sisi lain, masih banyak UMKM yang menghadapi tantangan dalam melegalisasi dan mengembangkan usaha. Dari sekitar 56 juta usaha mikro di Indonesia, baru 27% yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), yang dapat membantu pelaku usaha mengakses pembiayaan, dukungan pemerintah, dan berbagai peluang lainnya.
Untuk membantu menjawab tantangan tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop meluncurkan #WaktunyaSTARt #JualanNyaman pada 2024 sebagai bagian dari inisiatif #BeliLokal untuk mendorong UMKM naik kelas. Sejak diluncurkan, inisiatif ini telah memberdayakan 4.800 peserta, termasuk perempuan dan difabel, melalui pelatihan legalisasi usaha, pembuatan konten, dan affiliate marketing.
Pelaksanaan lanjutan inisiatif ini di Solo memberi kesempatan bagi UMKM untuk memperkuat keterampilan yang dibutuhkan untuk menjangkau pelanggan melalui berbagai format digital. Secara nasional, pesanan melalui LIVE dan video pendek masing-masing tumbuh 59% dan 135%, sementara pesanan yang dihasilkan affiliate creator meningkat 170%, membuka peluang baru bagi UMKM Solo untuk memperluas jangkauan pelanggan.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan produk Pilihan BuSan atau Budi Santoso merupakan hasil kurasi selama dua sampai tiga bulan terakhir. Produk Pilihan BuSan juga menjadi produk unggulan yang akan diekspor.
“Melalui program Pilihan BuSan, kami ingin mempermudah akses terhadap produk lokal berkualitas. Kami mengapresiasi Tokopedia dan TikTok Shop sebagai platform digital pertama yang memberikan ruang bagi program kurasi Kemendag ini agar semakin mudah ditemukan konsumen di seluruh Indonesia,” ujar dia.
Wali Kota Solo Respati Ardi menambahkan strategi penguatan fundamental ekonomi Kota Solo saat ini menggunakan konsep Pareto 80:20. Sebanyak 80% akan ditangani Pemkot Solo dengan melakukan intervensi untuk mendukung masyarakat pada segmen ekonomi massal melalui berbagai program, seperti festival UMKM, pasar rakyat, penyelenggaraan konser, dan penyediaan akses publik.
Sementara itu, pada segmen 20%, dia mengajak pelaku usaha berani mengambil peran dengan menyasar konsumen yang memiliki daya beli lebih tinggi melalui strategi up selling dan menyasar top spenders.
Menurut dia, pelaku usaha harus mulai optimistis meningkatkan harga jual dengan diimbangi peningkatan kualitas produk. Strategi tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat nilai produk, bukan sekadar menaikkan kuantitas.

Leave a Reply