Samudrainfo.com, SOLO — Edukasi mitigasi bencana gempa bumi dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini melalui simulasi di TK Al Khoir, Solo, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Solo bersama sekolah setempat itu diikuti ratusan siswa.
Dalam simulasi tersebut, siswa berlatih melindungi diri ketika terjadi gempa bumi. Mereka mempraktikkan langkah perlindungan, mulai dari berlindung di bawah meja hingga menutupi kepala menggunakan tas.
Guru turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Pendampingan tersebut membantu anak-anak mengikuti arahan dalam latihan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengenalkan mitigasi bencana kepada anak-anak melalui praktik langsung. Dengan mengikuti simulasi, siswa diharapkan lebih mengenali tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Edukasi dalam kegiatan tersebut juga diberikan melalui pendekatan yang menarik bagi anak-anak. Seorang petugas berkostum karakter Naruto asal Jepang terlihat memberikan edukasi kepada siswa.
Penggunaan pendekatan yang dekat dengan dunia anak diharapkan membantu penyampaian materi mitigasi bencana agar lebih mudah diterima. Namun, pemahaman mengenai langkah keselamatan tetap menjadi bagian utama dalam simulasi.
Pengenalan kesiapsiagaan sejak dini penting agar anak-anak tidak hanya mengetahui potensi bahaya, tetapi juga memahami cara melindungi diri ketika bencana terjadi.

Leave a Reply